Betapa Sabari menyayangi Zorro. Ingin dia memeluknya sepanjang waktu. Dia terpesona melihat makhluk kecil yang sangat indah dan seluruh kebaikan yang terpancar darinya. Diciuminya anak itu dari kepala sampai ke jari-jemari kakinya yang mungil. Kalau malam Sabari susah susah tidur lantaran membayangkan bermacam rencana yang akan dia lalui dengan anaknya jika besar nanti. Dia ingin mengajaknya melihat pawai 17 Agustus, mengunjungi pasar malam, membelikannya mainan, menggandengnya ke masjid, mengajarinya berpuasa dan mengaji, dan memboncengnya naik sepeda saban sore ke taman kota.
Andrea Hirata Seman adalah si Ikal yang diceritakan dalam buku tetralogi buku Laskar Pelangi. Ia berpendidikan S1 dari Universitas Indonesia dan S2 dari Sheffield Hallam University (SHU), Inggris. Ia sempat melakukan riset di Universit de Paris, Sorbonne, Prancis dan risetnya itu, yang juga dikisahkan dalam buku ini, mendapat penghargaan khusus dari SHU. Hasil riset tersebut telah ditulis Andrea dalam buku berbahasa Inggris dan telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Andrea lahir di Belitong dan sampai saat ini masih bekerja di kantor pusat PT Telkom di Bandung.
olehSabrina Matilda SitanggangpadaMinggu, 12 Agustus 2018
Kisah ringan namun mengharu biru di hati. Bagaimana mungkin seorang lelaki sanggup mencintai anak yang lahir dari istrinya namun bukan darah dagingnya? Kesederhanaan dan arti keluarga dipaparkan lagi oleh Andrea Hirata dalam buku ini. Siap siap baper dan akan semakin kangen Ayah.
Buku yang sangat luar biasa.
Jujur, ini buku Andrea Hirata yg pertama sy baca.
Dan sy merasa menyesal tidak pernah membaca bukunya yg lain. Dan setelah Ayah ini, sy pasti incar buku lainnya.
Sekali lagi, sebuah karya yang tidak kalah dengan novel-novel Andrea sebelumnya. Sebuah karya yang membuat tersenyum, tertawa dan mengharu biru. Sangat layak untuk dibaca.
Novel ini tidak ada hubungannya dengan serial Laskar Pelangi beberapa waktu lalu. Meski setting utama masih di Belitung. Jika anda mengharapkan kisah epik perjuangan anak kampung yang berjuang meraih impian setinggi langit, maka anda akan kecewa. Tapi jika anda menginginkan kisah yang ringan dan bersahaja namun tetap ditulis dengan baik, maka buku ini adalah pilihannya. Review lebih lengkap bisa dilihat di sini: